Gelar Pengajian Isra’ Mi’raj, Ketua STT Cipasung Sampaikan Etos Kerja yang Baik

Tiga Mahasiswa STT Cipasung Lolos SIB Batch 2
March 4, 2022

Sabtu (5/3/2022), Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Cipasung menyelenggarakan acara peringatan Isra’ Mi’raj dengan tema “Membangun Generasi Muda Islami Berdasarkan Keteladanan Akhlak Nabi Muhammad SAW”. Kegiatan ini merupakan momen penting bagi umat Islam sebagai napas tilas perjalanan nabi Muhammad SAW saat Isra’ Mi’raj hingga ke langit ke-7.

Dalam sambutannya, Ketua STT Cipasung Drs. H. Abdul Chobir, M.T. menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) kerohanian yang telah menggelar acara tersebut. Begitu juga ucapan terima kasih disampaikan kepada para mahasiswa dan seluruh sivitas akademika yang hadir. 

Selain itu, beliau menekankan pentingnya etos kerja. Ciri etos kerja yang pertama adalah disiplin waktu. Dalam penerapannya, bisa dimulai dengan mengoreksi diri kita masing-masing, dimana saja dan kapan saja. Ciri etos kerja yang kedua adalah kolaborasi atau kerja sama. Karena kita tidak bisa selalu sendirian, kita harus membangun kerja sama dan saling memiliki. Di samping itu, kita juga harus berusaha untuk terus memperbaiki diri. 

Selain menyampaikan tentang etos kerja, Pak Chobir juga menceritakan sekilas tentang nabi Muhammad SAW. 

“Meskipun nabi Muhammmad SAW meninggal dalam usia 63 saja, tapi beliau memiliki pengaruh luar biasa terhadap peradaban manusia. Kenapa Nabi Muhammad begitu hebat? Karena beliau dibersihkan hatinya pada usia 7 tahun. Bahkan ketika kaumnya ada yang melempari beliau dengan batu, malaikat menawarkan untuk mengahancurkan mereka, tetapi beliau mengatakan, ‘Jangan, mereka melakukan itu karena mereka belum tahuu’. Mengapa hal itu terjadi? Karena Nabi Muhammad sudah dibersihkan hatinya. 

Dari kisah di atas, Pak Chobir kembali mengingatkan kita untuk selalu membersihakan diri kita masing-masing. Apa tugas mahasiswa? Beliau kembali menjelaskan bahwa dalam kitab Ihya’ Ulumuddin disebutkan tugas utama mahasiswa adalah membersihkan hati. Jika diibaratkan hati itu seperti rumah. Apabila hatinya bersih, maka malaikat bisa masuk. Akan tetapi, kalau hati kita ada sifat dengki, sombong, maka malaikat tidak akan bisa masuk.

Bapak Abdul Chobir saat menyampaikan sambutan

Acara tersebut diramaikan dengan kajian yang diisi oleh perwakilan mahasiswa STT Cipasung. Dimeriahkan juga oleh Grup Hadrah dari UKM Kerohanian. Ditutup dengan doan dan shalawat burdah.

Pewarta: A.F

Editor: AS

Leave a Reply

Your email address will not be published.