Learning Camp : Bentuk Kolaborasi UKM Kelapa dan Rilis

HMTI STT Cipasung Menggelar Kegiatan Unity Mengajar
June 6, 2022
Melalui Studium Generale, STTC Dorong Mahasiswa Menjadi Talenta Digital
July 13, 2022
HMTI STT Cipasung Menggelar Kegiatan Unity Mengajar
June 6, 2022
Melalui Studium Generale, STTC Dorong Mahasiswa Menjadi Talenta Digital
July 13, 2022
[Foto bersama peserta Learning Camp dengan Waka III STTC]

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelapa (Keluarga Pencinta Alam) dan Rilis (Ruang Inspirasi dan Literasi STTC) telah selesai menyelenggarakan acara Learning Camp (LC) pada 18-19 Juni 2022 di Mandala Buleud.

Sebanyak 28 mahasiswa dari prodi Teknik Industri dan Informatika mengikuti acara LC. Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STT Cipasung Mohammad Sabar Jamil, M.T. juga turut berpartisipasi dan sekaligus menjadi pemateri acara.

Acara yang dipandu oleh Azky Ali mulai pukul 19.30 WIB itu berlangsung dengan khidmat. Serangkaian sambutan menyertai acara. Ketua UKM Kelapa sekaligus ketua pelaksana LC Gilang Maulana menyampaikan ucapan terima kasih dalam sambutannya kepada panitia, peserta, dan bidang kemahasiswaan yang telah membantu terselenggaranya acara LC.

Ketua UKM Rilis Shupynur Biyanti menyambung pembukaan selanjutnya.

“Acara Learning Camp ini mungkin yang pertama dan akan menjadi program berkelanjutan setiap tahunnya sebagai bentuk pengembangan diri bagi mahasiswa STT Cipasung dengan tujuan melatih softskill, keberanian berpendapat, dan tentunya untuk memaksimalkan peran mahasiswa,” tutur Shupy dalam sambutannya.

Sambutan dibuntuti oleh Wakil Ketua III STT Cipasung.

“Saya atas nama kampus menyambut kegiatan Learning Camp dengan sangat baik. Dan dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat memberikan pembelajaran bagi mahasiswa sesuai dengan tema yang diangkat yaitu ‘Memaksimalkan Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan (Agent of Change)’ khususnya dalam pelatihan leadership dan time management,” tegas beliau.

Dalam kesempatan itu, pemateri memaparkan lima cara untuk memaksimalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Kelima caranya yaitu 1) menyadari bahwa perubahan merupakan proses aktif, bukan pasif; 2) perubahan memerlukan waktu atau proses (konsisten); 3) keluar dari zona nyaman; 4) manajemen waktu yang baik dan istiqomah; dan 5) mulai perubahan dari diri sendiri.

LC rampung di pagi hari. Semua peserta LC membuat barisan untuk melakukan senam pagi bersama, lalu makan bersama dan merapikan tenda. Acara dipungkasi dengan penanaman pohon dan simbolis bersama dengan pengurus perkemahan Mandala Buleud.

Penulis : Tim Rilis (Upy)

Editor : AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *